Kamis, 23 Agustus 2018

MABES PORLI GEREBEK JARINGAN EKSTASI LAGI

Tim Direktorat Narkoba Mabes Polri mengungkap jaringan narkoba Internasional Malaysia-Medan-Banjarmasin-NTB.
Mereka menangkap sembilan kurir narkoba yang semuanya merupakan pemuda dengan kisaran umur 23 sampai 25 tahun.



"Cukup mengkhawatirkan, karena para kurir ini bisa dikatakan masih anak muda," kata Direktur Narkotika Mabes Polri Brigjen Arman D Pari kepada Wartawan, saat membawa para tahanan tiba dari Medan di Terminal II Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Kamis malam.
Arman memastikan, pihaknya masih akan mengejar tersangka lain, termasuk bandar.
"Masih ada pihak lain yang kami kejar. Kami akan gali informasi dari mereka," ujarnya.
Arman menambahkan, pihaknya juga akan menyelidiki apakah kesembilan pemuda dipaksa menjadi kurir, atau memang sengaja untuk hidup foya-foya.

"Ini masih kami dalami lagi. Mereka tidak berdiri sendiri dan ada ajakan dari pihak lain, sehingga mereka berani dagang narkoba," tutur Arman.
Dalam penangkapan ini, pihak polri menyita 28.000 butir ektasi dengan berbagai macam warna. Paling banyak warna pink dengan logo love atau hati.
"Selain itu juga ada alat-alat komunikasi dan pakaian dalam, untuk mengelabui petugas," ungkap Arman.
Ia menjelaskan, para tersangka memasukkan ekstasi di dalam pakaian dalam, untuk mengelabui petugas bandara saat berpindah tempat.
"Ternyata mereka lolos karena X-Ray tidak bisa tembus ke celana dalam," jelas Arman.
Lalu, bagaimana polisi tahu bahwa mereka membawa narkoba? Sambil tersenyum, Arman mengatakan bahwa itu tidak bisa diberitahu.
"Itu kan tugas polisi.

0 komentar:

Posting Komentar

terima kasih