Selasa, 21 Agustus 2018

BEBERAPA MASALAH YANG MENYAKITKAN BAGI WANITA SETELAH BERCINTA

Bercinta memang diyakini memiliki serangkaian manfaat, seperti meningkatkan daya tahan tubuh, mengusir stres, bahkan memperbaiki kualitas tidur. Tetapi ternyata untuk sebagian wanita, sesi bercinta justru dapat menciptakan rasa sakit yang seharusnya tidak terjadi.

Perlu diperhatikan, ada beberapa kondisi yang malah membuat sesi bercinta menjadi terasa menyakitkan, apalagi bagi kaum wanita.



Banyak Orgasme : Setelah sesi bercinta yang intens dan akhirnya berakhir pada orgasme baik klitoral maupun vaginal, wanita dapat mengalami kelebihan dalam kerja sistem syaraf otonomik, ujar Jennifer Berman MD.

Dr Berman menjelaskan, tubuh wanita akan melepaskan zat-zat kimia pada syaraf. Pada saat bersamaan, pembuluh darah akan melebar. Akibatnya, wanita akan merasakan pusing hingga mual.

Depresi : Bercinta seharusnya menjadi sarana untuk memperbaiki suasana hati. Tetapi dalam sebuah studi yang dilakukan di Australia, sepertiga dari jumlah responden wanita mengaku merasa depresi setelah bercinta. Para peneliti mengungkapkan, sebanyak 15 persen wanita secara rutin merasa sedih, cemas, penuh penyesalan, atau sensitif setelah bercinta. Ini disebabkan oleh perubahan hormon pasca orgasme.

Sakit Kepala : Bercinta ternyata juga dapat memicu migrain atau sakit kepala sebelah. Terdapat dua jenis sakit kepala yang dapat terjadi seketika. Tipe pertama terjadi pra orgasme dan akan terjadi seiring dengan kenikmatan saat bercinta. Adapun tipe kedua adalah sakit kepala hebat saat atau setelah mencapai klimaks.

Alergi : Dr Berman mengatakan, ada orang yang memiliki alergi terhadap benda berbahan lateks atau bahan lubrikasi tertentu. Bahkan ada pula wanita yang alergi terhadap sperma. "Kadang-kadang tubuh wanita akan bereaksi terhadap semen, yang menyebabkan iritasi atau terbakar," imbuh Dr Berman. Oleh sebab itu, disarankan untuk menggunakan kondom bebas lateks dan bahan lubrikais yang bebas gliserin dan paraben.

0 komentar:

Posting Komentar

terima kasih