Sabtu, 07 Juli 2018

SEORANG PRIA TUKANG SATE MENGHINA JOKOWI PENGHASILAN 35.000/HARI

CIRACAS - Keluarga Muhamad Arsyad (23), tukang tusuk sate yang ditangkap polisi, karena menghina Presiden Jokowi masih tampak terpukul.

Apalagi, pria yang kerap disapa Imen itu, hanyalah seorang tukang tusuk sate.



"Dia cuma kerja nusukin sate dan ngipasin sate, di warung sate Margani, depan Pasar Induk Kramat Jati. Upahnya juga cuma Rp 35.000 per hari," kata Mursidah (49), ibu Arsyad, ditemui di rumahnya, Jalan Haji Jum RT 09/01 Kelurahan Rambutan, Kecamatan Ciracas, Jakarta Timur.

Apalagi, lanjutnya, Arsyad masih memiliki tiga adiknya. Diantaranya masih duduk di bangku sekolah.

"Dia anak pertama, adiknya ada tiga. Dua orang masih sekolah SD dan SMP," Mursidah meminta polisi atau presiden jokowi untuk melepas dan memaaafkan atas kekicauannya, karena Imen ini termasuk tukang punggung keluarga kami, saya minta tolong kepada pak presiden jokowi.

0 komentar:

Posting Komentar

terima kasih