Rabu, 06 Juni 2018

Suami Istri Ini Kaget dengan Dua Foto yang Diambil 11 Tahun Sebelum Menikah

Ladies, pernah nggak kepikiran kalau kamu sebenarnya sudah pernah berpapasan dengan jodohmu? Bisa jadi saat ini di sekitarmu ada seseorang yang kelak akan jadi jodohmu. Setiap kisah dan perjumpaan dengan jodoh pun memiliki misterinya sendiri-sendiri. Seperti kisah pasangan suami istri ini.
Mr. Ye dan Ms. Xue, suami istri asal Chengdu, Tiongkok ini dikejutkan dengan dua lembar foto yang diambil 11 tahun sebelum mereka menikah. Dilansir dari boredpanda.com, pada tahun 2000 di saat keduanya belum saling mengenal mereka sudah pernah "bertemu". Memang bukan bertemu dengan bertatap muka langsung, lebih tepatnya terjepret dalam satu foto yang sama. Wah, gimana ceritanya ya?

11 tahun sebelum menikah, Mr. Ye dan Ms. Xue tumbuh besar di kota Qingdao. Mr. Ye mengatakan kalau ia tahu bahwa istrinya pernah ke Qingdao seperti dirinya dan berfoto di May Fourth Square. Hanya saja tak terbesit di pikiran kalau dirinya terjepret di foto yang diambil oleh Ms. Xue



Ms. Xue menemukan foto lama tersebut di rumah ibunya. Begitu ia memperlihatkannya pada suaminya, sang suami langsung kaget. "Ketika aku melihat foto itu, aku langsung terkejut dan bulu kudukku berdiri semua. Itu ada aku yang sedang bergaya mengambil foto. Aku juga mengambil foto dan gayanya sama, hanya berasal dari sisi yang berbeda saja," ujar Mr. Ye

Mr. Ye pun mencari fotonya dan mencocokkannya dengan foto milik Ms. Xue. Terlihat kalau pada saat yang sama 11 tahun sebelum menikah, mereka sempat berpapasan bahkan berada dalam satu frame foto yang sama. Mungkinkah ini sudah jadi pertanda kalau mereka akan berjodoh kemudian?

Qingdao pun menjadi kota yang sangat istimewa bagi mereka berdua. Mereka pun berencana saat anak-anak mereka sudah besar nanti, mereka akan kembali ke sana dan mengambil foto lagi.



Benar-benar kisah yang unik, ya ladies. Cerita soal jodoh dan keajaibannya memang selalu punya kejutannya sendiri.

Girls, Ini Alasan Kamu Harus Berani Menolak Ajakan Pacarmu Untuk Berhubungan Seks

Pacaran merupakan proses dimana kamu mengenal pasanganmu lebih dalam lagi untuk mencari kecocokan menuju kehidupan berkeluarga. Tapi dalam prosesnya, apa yang terjadi bisa  jauh dari tujuan yang sebenarnya. Mungkin suatu waktu pacarmu mengajak berhubungan seks sebelum waktunya. Tak main-main, dia mungkin juga membawa-bawa kalimat "Kalau kamu benar-benar cinta..."

Mungkin kamu termasuk orang yang memilih tak melakukannya hingga hari pernikahan tiba. Tapi kamu bingung bagaimana cara kamu menolak secara halus tanpa menyakiti perasaannya. Namun sebenarnya, ada banyak cara untuk melakukannya dan tetap mempertahankan prinsip yang kamu punya.

1. Tak boleh ada paksaan. Komunikasikan dengannya apa yang kamu mau dalam sebuah hubungan
Cara ini bisa jadi jalan pertama kamu untuk mengkomunikasikan mengenai pacaran yang sehat yang akan kalian jalani. Kalian bisa bikin kesepakatan mengenai batasan-batasan selama pacaran agar nyaman menjalaninya. Apalagi bertukar pikiran soal perilaku seksual yang aman. Jika pacarmu mengajak hubungan seks, ingatkan kesepakatan diawal-awal pacaran.

Kunci utama di sini adalah selalu adanya komunikasi di antara kalian. Ingat, dalam hubungan, tak boleh ada paksaan.

2. Untuk sementara, mungkin kamu bisa mengurangi frekuensi bermesraan dengan pacar
Kemesraan memang diperlukan saat berpacaran karena tanpa itu maka akan terasa hambar. Jika kemesraan hanya sebatas berpegangan tangan atau mencium kening sebagai tanda sayang nggak ada salahnya kok. Namun kalau kemesraan itu akan menjerumus ke arah “bahaya”, seperti jika yang satu memaksakan kehendaknya. Entah itu untuk mencium, menyentuh, atau lebih parahnya lagi memaksakan hubungan seks.

Masih banyak kok bentuk-bentuk kemesraan yang bisa kamu jalani bersama pacarmu. Misalnya saja membisikan kalimat-kalimat romantis, memberikan kejutan berupa hadiah dan mengajaknya makan malam dengan ditemani cahaya lilin.

3. Cobalah lebih banyak menghabiskan waktu dengan kegiatan positif. Bukankah kalian berpacaran agar satu sama lain berkembang?
Perbanyak kegiatan-kegiatan positif bersama pasanganmu demi meminimalis ajakan untuk berhubungan seks dari si dia. Kegiatannya nggak harus dihabiskan hanya berdua saja kok, kamu bisa berkumpul bersama teman-teman terdekat kalian. Pastinya makin seru deh jika dilakukan secara bersama-sama.

Kegiatan yang bisa kalian lakukan antara lain seperti berburu kuliner bersama, traveling dan bakti sosial. Daripada melulu menghabiskan waktu berdua, nggak salahnya kok kegiatan positif itu perlu kalian coba.

4. Bertanggungjawablah karena kamu rela. Bukan sebab telah terlanjur dan terpaksa
Sebelum mencintai pasanganmu, akan lebih baik jika kamu peduli dengan dirimu sendiri — termasuk pada tubuhmu. Tak ada yang boleh menyentuh tubuhmu tanpa izin darimu. Ini bukti kepedulianmu dan tanggung jawab mengenai apa yang melekat pada dirimu.

Di sisi lain kamu juga harus menghormati tubuh pasanganmu, jika dilakukan maka kamu akan disegani dan dihormati oleh pasanganmu. Usahakan menciptakan suasana pacaranmu seperti itu jika kalian ingin berlanjut ke arah yang lebih serius. Prinsip ini memang harus dipegang teguh dan disepakati bersama pasangan.

5. Dia tak berubah sikap dan terus memaksa? Percayalah, banyak orang lain yang lebih baik dari dia
Keputusanmu untuk mengakhiri bersama pacarmu harus kamu ambil jika hanya dijadikan pelampiasan hawa nafsunya. Pribadi yang seperti ini memang perlu untuk ditinggalkan karena hanya memikirkan kepuasannya — tanpa peduli pada keadaan pacarnya.

Mungkin pacarmu itu bukan jodoh yang sesungguhnya, Tuhan pastinya sudah menyiapkan seseorang yang terbaik untukmu. Sebelum menuju kesana bisa jadi kamu harus melewati sebuah peristiwa yang tidak mengenakan itu. Apapun yang terjadi kamu harus yakin terhadap keputusanmu dan selalu melibatkan Tuhan dalam mencari sang kekasih yang kelak benar-benar bisa mendewasa bersamamu.

0 komentar:

Posting Komentar

terima kasih