Jumat, 15 Juni 2018

Polisi Menemukan Kegiatan Teroris di Grup WhatsApp


Agen Poker - Polisi Indonesia menemukan gerakan dan kegiatan teroris dalam kelompok obrolan WhatsApp bernama Belajar Agama dengan Membaca. Kelompok ini diciptakan oleh MNZ a.k.a. Zamzam, seorang tersangka teroris yang ditangkap di Universitas Riau.

Polisi meningkatkan pengawasan untuk mencegah hal-hal buruk dari peningkatan lebih lanjut.

"Kami tahu tentang keberadaan mereka berkat teknik canggih saat ini. Kami mengambil tindakan sebagai pencegahan," kata juru bicara polisi Insp. Jenderal Setyo Wasisto mengatakan di Jakarta.

Investigasi awal menunjukkan bahwa MNZ, yang telah disebut sebagai tersangka teror, belajar bagaimana membuat bom melalui media sosial. Setyo mengatakan polisi juga mencari kemungkinan bahwa dia belajar tentang hal itu melalui cara lain.

MNZ a.k.a. Zamzam ditangkap oleh polisi anti teror Densus 88 dengan dua tersangka lainnya di Universitas Riau. Selama pencarian dan penangkapan, polisi menyita dua bom pipa dan persenjataan lainnya termasuk senapan, serta video ISIS dan buku-buku tentang teknik pembuatan bom dan bela diri.

Zamzam dan tersangka lainnya, Rio Bima Wijaya dan Orandi Saputra sedang menyiapkan bahan peledak dan membuat bom. Mereka juga telah menentukan target-targetnya - dimana mereka akan meledakkan bom-bom itu, "kata Setyo.

Penyelidikan juga mengungkapkan bahwa MNZ terhubung dengan Pak Ngah, anggota kelompok teroris Jamaah Ansharut Daulah (JAD) yang berada di belakang serangan terhadap Markas Polisi Riau beberapa waktu lalu.

0 komentar:

Posting Komentar

terima kasih