Sabtu, 16 Juni 2018

DEMI MENDIDIK ANAK, SEORANG IBU MERANTAI ANAKNYA

Ada yang bilang jika tingkah laku seorang anak di masa depan terpengaruh dari apa yang diperlihatkan orangtuanya sedari dia kecil. Karena itu sudah menjadi keharusan bagi setiap orangtua untuk selalu mencintai anak-anak mereka dan jangan memperlakukan mereka seperti timbulnya rasa trauma oleh sang anak.

Jangan pernah salahkan ketika ada seorang anak yang akhirnya kabur karena mungkin orangtua mendidik dirinya terlalu keras. Hal itulah yang dialami oleh anak kecil di China ini. Dia mencoba melarikan diri dan berlindung ke orang lain karena apa yang dilakukan sang ibu untuknya sangat membuatnya takut untuk bersama ibunya sendiri.



Semua bermula ketika Li Shao, bocah laki-laki yang kabur dari rumahnya dan berdiam diri di pinggiran jalan. Polisi yang menemukannya, langsung membawa Shao ke kantor polisi Zhuhai, provinsi Guangdong, China, seperti dilansir STARBETTINGS. Selama di kepolisian, Shao curhat mengenai perlakuan ibunya di rumah. Bahkan Shao juga meminta agar dia bisa tinggal di kepolisian Zhuhai, dia meminta polisi agar jangan mengusirnya dari kantor polisi.

Li Shao yang menangis saat dirantai Li Teng foto via Daily Mail

Usai Shao bercerita, kepolisian memanggil Li Teng, ibu dari Shao. Saat itu Shao enggan pulang, tetapi Teng merayu putranya itu dan kemudian mereka berdua pergi meninggalkan kepolisian dengan janji bahwa Teng akan berlaku baik untuk Shao. Namun janji tinggalah janji, Teng rupanya berdusta dan dia bahkan mengikat Shao dengan rantai agar sang putra tak kabur lagi

Terungkap jika Shao sampai menangis dan memeluk pohon agar Teng tak bisa membawanya pergi. Apa yang dilakukan Teng itu membuat semua orang melihatnya sampai pihak kepolisian tiba. Saat ditanya, wanita berusia 39 tahun itu mengaku punya alasan merantai Shao yang dia nilai tak pernah menuruti perintahnya dan selalu kabur dari rumah.

"Ini sudah kelima kalinya Shao kabur dan saya tak mau dia pergi lagi. Saya tak ingin dia dalam keadaan bahaya, jadi lebih baik dia dirantai daripada menabrak mobil atau terbunuh, jelas Teng. Terungkap kemudian jika Teng adalah seorang single parent yang tak punya pekerjaan. Hingga akhirnya pihak Dinas Sosial China berupaya untuk membawa Shao agar mereka rawat. dan ibu nya tidak dapat membawa pulang Shao, karena Dinas Sosial menganggap sang ibu tidak bisa memperlakukan anaknya dengan baik.

0 komentar:

Posting Komentar

terima kasih