Rabu, 11 April 2018

Sandiaga Uno menerangkan rencana tempat tinggal berlapis sebagai program pengaturan

Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno menerangkan rencana tempat tinggal berlapis sebagai program pengaturan kampung di pemerintahannya. Sandi menyebutkan, tempat tinggal itu juga akan berupa vertikal.

" (Tempat tinggal berlapis) itu rencananya yaitu lapis 1, lapis 2, lapis 3, serta itu yang menurut kami mesti dipakai yaitu rencana vertikal. Namun, janganlah dipikirkan 16 lantai gitu, " tutur Sandi di Masjid Al-Ikhlas, Jalan Cipete III, Minggu.

poker cimbMenurut Sandi, perihal ini pula yang membedakan tempat tinggal berlapis dengan tempat tinggal susun.



Tempat tinggal berlapis yang dia maksud tidak dibuat setinggi tempat tinggal susun. Menurut Sandi, umumnya tempat tinggal susun mempunyai ketinggian sampai belasan lantai.

" Bila (tinggi tempat tinggal berlapis) ini di bawahnya, " tuturnya.

Bacalah juga : Tempat tinggal Berlapis Programnya Anies, Mesti Disertai Normalisasi Sungai

sakong online - Menurut Sandi, rencana ini lebih pas dengan kehidupan orang-orang.

Terlebih, kata Sandi, rencana ini diusulkan oleh warga. Tetapi, Sandi belum juga ingin menerangkan tempat tempat tinggal berlapis itu.

" Belum juga dapat kami launching tempatnya karna cemas menyebabkan spekulasi, " tuturnya.

Pada Jumat malam, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyatukan beberapa petinggi DKI bagi mematangkan biaya beberapa program. Satu diantaranya tentang program pengaturan kampung. Anies menginginkan ada pembaruan kota atau urban renewal.

" Misalnya banyak di negara, lalu bebrapa tempat tinggal dikerjakan konsolidasi tanahnya. Dibangunkan tempat tinggal yang berlapis lantas lokasi yang berada di situ dapat digunakan jadi ruang dengan, " kata Anies.

Anies mengatakan tempat tinggal berlapis peluang seperti kampung deret. 

Tetapi, dia menginginkan warga memperoleh slot dirumah berlapis dengan ukuran yang serupa seperti tempat tinggal mereka terlebih dulu. Diluar itu, tempat tinggal berlapis juga tidak bisa sangat jauh dari rumah warga terlebih dulu.

0 komentar:

Posting Komentar

terima kasih