Jumat, 29 Desember 2017

Stop Bullying Nasehat dari Jokowi

Presiden Republik Indonesia Joko Widodo atau sering akbar di panggil Jokowi megajak seluruh masyarakatnya untuk menghilangkan budaya dan tradisi bullying atau perundungan. Sebab, belakangan ini marak terjadi kasus bullying di masyarakat, khususnya di dunia pendidikan.

poker cimb"Memang harus dihilangkan, mem-bully itu biasanya yang banyak terjadi dari senior ke juniornya. Hal-hal yang seperti ini biasanya dimulai dari waktu penerimaan (siswa).

Menurut Jokowi, masa orientasi siswa baru seharusnya diisi dengan menanamkan nilai-nilai positif senioritas tanpa kekerasan. Siswa baru juga harus dibekali pengenalan, hal-hal yang memberikan respek kepada senioritas.



"Adiknya menghargai kakak kelasnya, kakak kelasnya mau menolong adinya, membantu adiknya," dia memberi contoh bahkan, Jokowi pernah melihat masa orientasi siswa di suatu negara, di mana kakak kelasnya menggendong adik kelasnya masuk sekolah.

sakong online"Saya tanya apa artinya? Ya seniornya harus bantu adiknya, adiknya harus hormat ke sinornya, kakak kelasnya, Jokowi menjelaskan.

Oleh sebab itu, Jokowi menghimbau jajarannya untuk segera menghentikan bullying. Di antaranya adalah dengan mensosialisasikan buyada sailng menghargai antara senior dan junior di semua sekolah.

"Saya sampaikan kepada Menteri Pendidikan agar yang namanya bullying itu tidak muncul dan (tidak) menjadi viral di media sosial. Kita harus stop itu (bullying).

Baru-baru ini korban bullying dialami seorang siswa di Thambrin City, Jakarta Pusat, Perundungan ini dilakukan oleh seniornya di sekolah. Bullying juga diamali mahasiswa di Universitas Gunadarma, Depok, Jawa Barat, yang dilakukan oleh teman sekelasnya.

0 komentar:

Posting Komentar

terima kasih