Rabu, 24 Mei 2017

Jokowi Beri Empat Cara Atasi Teroris Kepada Para Pejabat Negara

Riyadh – Jokowi Beri Empat Cara Atasi Teroris Kepada Para Pejabat Negara. Saran pendapat itu di sampaikan Presiden Joko Widodo saat berada di KTT Arab Islam Amerika Serikat. Ia meminta agar semua umat Muslim bisa bersama-sama untuk mewujudkan kebersamaan dan kedamaian untuk memberantas radikalisme dan terorisme.

Dalam pidatonya, Jokowi mengungkapkan empat pemikirannya. Selain mewujudkan persaudaraan negara Islam sedunia, Jokowi berpendapat perlu ada sinergi untuk mencari solusi bersama mengatasi isu radikalisme dan terorisme itu.

poker cimbJokowi Beri Empat Cara Atasi Teroris Kepada Para Pejabat Negara, Kuncinya Menyatukan Umat Muslim



“Persatuan umat Islam merupakan kunci untuk keberhasilan memberantas terorisme. Janganlah energi kita habis untuk saling bermusuhan,” ujar Jokowi di Conference Hall King Abdulaziz Convention Center, Riyadh Arab Saudi, lewat keterangan tertulis dari Kepala Biro Pers Media dan Informasi Sekretariat Presiden, Bey Machmudin.

Jokowi menegaskan pentingnya peningkatan kerja sama pemberantasan radikalisme dan terorisme. Pemikiran yang diusulkannya adalah pertukaran informasi intelijen, pertukaran penanganan FTF (Foreign Terrorist Fighters), dan peningkatan kapasitas.

“Semua sumber pendanaan harus dihentikan. Kita semua tahu banyaknya dana yang mengalir sampai ke akar rumput di banyak negara, dalam rangka penyebaran ideologi ekstrem dan radikal. Semua aliran dana harus dihentikan,” tegasnya.

sakong onlineJokowi juga mengajak penyelesaian akar masalah seperti ketimpangan dan ketidakadilan harus diakhiri. Dia juga mengatakan semua pihak harus berani menjadi bagian dari pencari solusi.

“Terakhir, saya berharap bahwa setiap dari kita harus berani menjadi “part of solution” dan bukan “part of problem” dari upaya pemberantasan terorisme. Setiap dari kita harus dapat menjadi bagian upaya penciptaan perdamaian dunia,” kata Jokowi.

Acara KTT Arab Islam Amerika itu, dihadiri oleh para pemimpin dunia, di antaranya Raja Arab Saudi Salman bin Abdul Aziz dan Presiden Amerika Serikat Donald Trump.

0 komentar:

Posting Komentar

terima kasih